Jumat, 29 Mei 2009

Suhu dan Kalor


disini saya akan membagikan ilmu saya tentang suhu dan kalor :

I. Suhu
Suhu adalah ukuran derajat panas atau dingin suatu benda.
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Dalam bidang termodinamik, suhu ialah suatu ukuran kecenderungan bentuk atau sistem untuk melepaskan tenaga secara spontan. Suhu adalah sifat fisikal sesuatu sistem yang merupakan dasar dari anggapan lazim "panas" dan "sejuk", yaitu sesuatu yang lebih panas mempunyai suhu yang lebih tinggi. Suhu datangnya dari gerakan-gerakan mikroskopik, dan suhu berkaitan dengan tenaga gerakan-gerakan mikroskopik ini. Konsep suhu, yang diartikan sebagai tegangan kepada entropi, adalah susulan dari hukum termodinamik.

Suhu diukur menggunakan termometer yang diukur pada bermacam jenis skala suhu. Seluruh dunia (kecuali Amerika Serikat) menggunakan skala Celsius untuk kebanyakan penggunaan pengukuran suhu. Dalam bidang ilmu pengetahuan pula, seluruh dunia mengukur suhu dalam kelvin pada skala suhu (mutlak) termodinamik dan juga dalam Celsius. Di Amerika Serikat pula, orang kebanyakan menggunakan skala Fahrenheit untuk tujuan-tujuan biasa (industri, prakiraan cuaca, dan kerajaan). Dalam bidang-bidang di Amerika Serikat pula, skala Rankine digunakan terutamanya dalam disiplin-disiplin yang berkaitan dengan termodinamik seperti pembakaran.

Skala beberapa termometer
Penetapan skala pada termometer diawali dengan pemilihan dua titik tetap, yaitu titik lebur es sebagai titik tetap bawah dan titik didih air sebagai titik tetap atas. Kedua titik tetap tersebut diberi angka, kemudian dibagi-bagi dalam beberapa skala yang disebut derajat. Berdasarkan prinsip inilah dibuat skala Celcius (C), skala Reamur (R), skala Fahrenheit (F), skala Kelvin (K), dan Rankine(Rn). Berikut penjelasannya :

Skala Celcius (C)
Titik lebur es diberi angka 0, sedangkan titik didih air diberi angka 100. Daerah antara kedua titik tetap ini dibagi dalam skala 100.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar